Nyeri Dada Belum Tentu Serangan Jantung

Tidak semua rasa sakit dan nyeri di bagian dada disebabkan oleh serangan jantung. Ada beragam alasan yang dapat menimbulkan sakit pada bagian dada yang hampir sama gejalanya dengan serangan jantung.

Serangan jantung yang klasik adalah timbulnya rasa sakit di bagian pusat atau kiri dada secara terus menerus.  tidak hanya  terasa sakit namun lebih kepada seperti jantung tertekan dan terasa berat diikuti dengan kebas pada bagian tangan kiri, dagu kiri, keluar keringat, kapala pusing dan muntah. Umumnya orang yang terserang jantung akan menunjukkan bahasa tubuh seperti memegang kedua tangan pada bagian dada kiri dengan posisi badan agak menunduk.

Untuk memastikan rasa sakit itu adalah serangan jantung, perlu dilakukan pemeriksaan dahulu. Pemeriksaan Pertama disebut dengan electrocardiogram (ECG). Pengujian dilakukan dengan menempatkan beberapa kabel yang diletakkan di bagian dada.

pemeriksaan-jantung
ilustrasi pemeriksaan jantung


Tes ini dapat membantu memastikan terjadinya serangan jantung, dan memeriksa kemungkinan komponen jantung mana yang mengalami masalah.

Pemeriksaan kedua adalah melalui darah. Ketika serangan jantung terjadi, sel jantung tidak mendapat pasokan darah yang cukup.

Apabila dokter telah memastikan bahwa seseorang itu positif terkena serangan jantung maka pengobatan segera akan diberikan tergantung pada jenis serangan jantung yang di alami.

Selain dengan cara di atas, prosedur lainnya seperti angiogram juga kerap  dilakukan, di mana tempat terjadinya sumbatan pada pembuluh darah jantung dapat diidentifikasi dan diatasi dengan menggunakan alat tertentu.

Apabila pengobatan dimulai dalam waktu enam jam setelah dimulainya serangan jantung, kesempatan bagi pasien selamat lebih tinggi.

Bagi mereka yang berusia lebih dari 40 tahun, memiliki riwayat keluarga sakit jantung, darah tinggi dan diabetes, perokok atau minum minuman keras, Anda disarankan menjalani ujian yang dikenal dengan stress test.

Pemeriksaan ini dilakukan bagi mereka yang memiliki risiko tersebut namun tidak ditemukan gejala penyakit jantung , sehingga bila ditemukan pembuluh darah jantung yang tersumbat, pada tahap ini bisa diidentifikasi dan diobati dengan segera sebelum terlambat.

0 Response to Nyeri Dada Belum Tentu Serangan Jantung

Post a Comment