Memilih Kosmetik Untuk Remaja

Remaja umumnya belum menggunakan berbagai macam kosmetik,  kecuali bedak dan lipstik.  Namun akibat makin meningkatnya kegiatan para remaja, termasuk kegiatan yang memerlukan kosmetik sebagai alat bantu, misalnya penyanyi, artis sinetron atau bintang iklan, maka terjadi peningkatan penggunaan kosmetik. Agar remaja  tak salah menentukan pilihan suatu produk kosmetik, ada beberapa hal yang mesti di pertimbangkan yatu jenis kulit, bahan dasar produk kosmetika dan faktor lingkungan.

kosmetik-yang-bagus-remaja


Jenis Kulit
Jenis kulit manusia akan berubah sesuai dengan bertambahnya umur seseorang, air yang terkandung di dalam kulit akan berkurang dari  13 % pada masa anak-anak dan 7% pada saat dewasa. Pada remaja umumnya keadaan permukaan kulitnya masih sangat baik. Jarang sekali di temukan remaja di Indonesia dengan permukaan yang kering, kecuali bila ada kelainan kulit yang diderita.

Dengan mendeteksi jenis kulit secara dini, bisa ditentukan jenis kosmetika apa yang bisa digunakan. Misalnya untuk wajah dengan jenis kulit kering disarankan untuk memilih produk kosmetik yang mengandung pelembab dan vitamin. Kulit berminyak disarankan memilih kosmetik yang dapat berfungsi mengurangi produksi sebum, sedang untuk kulit normal agak leluasa memilih kosmetik apapun.

Bahan dasar kosmetika
Bahan yang sering dipakai dalam produk kosmetika dan perawatan kulit antara lain air, bahan yang larut dalam air dan minyak, emulsifer(bahan yang sanggup bergabung dengan bahan minyak dan air sehingga membentuk campuran yang stabil yang disebut emulsi), pengawet , pewangi dan pewarna.

Dalam penelitian tentang reaksi kosmetik terhadap kulit, ditemukan adanya reaksi kulit dengan gejala kemerahan disertai rasa gatal serta panas bisa terpicu lewat kosmetik kulit sebesar 28%, kosmetik rambut 24%, kosmetik wajah 11%, dan parfum 7%.

Angka 11% yang disumbangkan oleh kosmetik wajah, bisa menjadi alasan untuk berhati-hati dalam memilih kosmetik. Cara terbaik mengetahui bahan dasar kosmetik dengan melihat daftar isi pada kemasan produk. Semakin sedikit bahan, semakin baik.

Faktor lingkungan
Sinar matahari, polusi udara dari industri dan bahan-bahan kimia dapat merusak kulit. Untuk sinar matahari, hindarilah panas sinar matahari antara pukul 10.00 hingga 16.00. Sementara menghindari dampak dari polusi udara, sangat dianjurkan mencuci wajah sepulang dari bepergian atau minimal tiga kali sehari.

Untuk kegiatan sehari-hari, sebenarnya remaja hanya membutuhkan dua jenis produk kosmetik untuk perawatan kulitnya, yaitu produk pembersih dan pelindung kulit. Produk pembersih kulit yang selama ini beredar di pasaran, di antaranya; sabun, cleansing milk(susu pembersih), lipid-free cleanser(produk pembersih cair) dan astringen.

Sedangkan untuk pelindung wajah, di pasaran terkenal produk pelembab dengan beraneka ragam merek. Pelembab ini berguna untuk mempertahankan kandungan air dalam kulit pada tingkat normal(antara 10%-30%).

Mengingat keadaan permukaan kulit yang masih cukup bagus, para remaja sangat dianjurkan untuk meminimalkan pemakaian kosmetika.Sayangnya, bila kulit halus mulus jadi bermasalah gara-gara kosmetik yang kurang tepat.