Cara Mengatasi Hamil Anggur

Cara mengatasi hamil anggur adalah dengan melakukan penguretan atau penanganan dilatasi dan kuret. Setelah dilakukan penguretan penderita harus terus di evaluasi secara teratur. Terutama pada tiga bulan awal. Yang mesti dipantau adalah ada tidaknya pendarahan, besarnya rahim dan kadar Hormon Chorionic Gonadotropin (HCG) secara kuantitatif.

Pemantauan rutin ini biasanya dilakukan dengan interval satu minggu, sampai kadar hormon HCG-nya benar-benar negatif. Untuk memastikan bahwa penyakit ini sudah hengkang. Bisa juga diketahui dengan pemeriksaan panggul serta rontgen dada untuk melihat ada tidaknya penyebaran sel-sel kanker.

cara-mengatasi-hamil-anggur
Ilustrasi hamil anggur


Apabila dokter sudah menyatakan aman, artinya tanda-tanda mola tersebut sudah tidak ditemukan lagi, maka enam bulan kemudian ibu sudah boleh hamil.

Beberapa diantara kasus hamil anggur ada yang sembuh karena proses seleksi alam. Yakni janin yang tidak normal itu akan keluar dengan sendirinya melalui proses keguguran. namun bila kasus hamil anggur ini terjadi pada ibu-ibu  yang berusia lanjut atau mereka yang sudah mempunyai anak banyak, besar kemungkinan dokter akan memutuskan untuk melakukan tidakan pembedahan.

Pada umumnya setelah jaringan abnormal tersebut diangkat berbagai gejala seperti mual-mual serta muntah-muntah secara berangsur-angsur akan hilang dengan sendirinya.

Sebagian besar dari mereka yang pernah mengalami kehamilan anggur biasanya di kemudian hari tidak mengalami gangguan lagi. Pada mereka yang benar-benar sembuh total mola ganas yang diderita biasanya belum sempat menyebar ke bagian tubuh lainnya atau masih berkisar di daerah rahim. Meskipun demikian tidak ada salahnya untuk tetap melakukan  pemeriksaan darah lengkap secar teratur, paling tidak setahun sekali. Pemantauan semacam ini diperlukan agar hasil dari pengobatan yang dilakukan menjadi lebih efektif.