Gejala Demam Berdarah dan Cara Mencegah DBD

Tingginya kasus DBD disebabkan oleh tingkat kesadaran masyarakat dalam membersihkan sarang nyamuk melalui gerakan 3-M, tidak dilakukan secara berkala. Kegiatan penyemprotan yang dilakukan hanya akan membunuh nyamuk dewasa, sementara jentik atau larva nyamuk dan telurnya tetap bertahan dan menetas menjadi nyamuk dewasa.

Kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar, bukan hanya diperuntukkan bagi golongan masyarakat tertentu, karena DB menyerang seluruh lapisan masyarakat, Tua-muda, golongan bawah-atas, pria-wanita, semua dapat terserang demam berdarah. Namun resiko tertinggi adalah usia diatas balita hingga anak-anak. Sementara pada orang dewasa, DB berisiko tinggi pada mereka yang memiliki pola hidup yang tidak sehat.

Gejala demam berdarah kadang rancu dengan gejala penyakit lain, karena itu seringkali dianggap remeh. Akibatnya, seseorang dengan DB terlambat ditolong bahkan dapat mengakibatkan kematian.

Memang sulit secara awal membedakan antara demam berdarah dan demam tifoid(orang lebih familiar dengan istilah tifus), karena pada hari pertama penderita akan terserang demam. Setelah tiga hingga lima hari, baru dapat ditentukan apakah seseorang terserang demam berdarah atau demam tifoid, ini harus diyakinkan dengan melakukan pemeriksaan darah di laboratorium.

Gejala demam berdarah

1. Demam akut (di atas 38°C) selama 2-7 hari

2. Mual,muntah, muncul bintik-bintik merah pada kulit.

3. Kadang disertai mimisan,kotoran(feses) cair berwarna merah kehitaman

4. Jika dilakukan pemeriksaan labor, jumlah sel darah putih menurun

5. Gejala khusus demam berdarah pada anak-anak yaitu demam dan bintik merah sedangkan pada usia remaja hingga dewasa demam tinggi serta sakit kepala yang hebat.

6. Bintik merah pada DB seringkali tak tampak secara langsung, deteksi dapat dilakukan dengan menekan kulit lengan atau dengan meregangkannya.

Fakta Mengenai demam berdarah

1.Penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegepti(Aa), oleh karena itu penyakit DB disebut dengan demam berdarah dengue(DBD)

2.Demam berdarah biasanya berjangkit pada usim penghujan, mengingat banyaknya genangan air yang merupakan tempat berkembangnya nyamuk Aa.

3. Ciri nyamuk Aedes aegepti: warna tubuh dan kaki belang-belang hitam putih

4. Nyamuk AA berkembang biak di semak,tempat lembab dan genangan air. Tergolong nyamuk elit karena cenderung lebih suka di air bersih
5.Nyamuk Aa hanya menggiggit di pagi hari dan siang hari.

6. Hati-hati, nyamuk Aa juga mengandung virus penyebab chikungunya. jika virus alfa menang maka manusia yang digigit akan terserang Chikungunya, namun jika virus beta yang dominan, maka korban akan terkena DB.

Cara Mencegah DBD 

Waspadai tempat perkembangan nyamuk, antara lain: bak mandi, vas bunga segar, pot, air diatas daun, penampungan air, lemari es, pendingin ruangan, dispenser, kandang binatang peliharaan(burung,ayam), atau pakaian yang menggantung sebagai tempat persembunyian nyamuk dewasa 

Sebagai langkah pencegahan, selain kebersihan lingkungan, yang dapat dilakukan adalah melakukan penyemprotan, serta abatisasi(pemberian bubuk abate pada bak-bak penampungan air), penyemprotan sebaiknya dilakukan pada radius 100 meter dari tempat tinggal penderita DB. 

Selain itu membentengi tubuh terhadap serangan penyakit adalah langkah terbaik. Demam berdarah berkaitan dengan faktor daya tahan tubuh seseorang. Karena itu perkuat pertahanan tubuh Anda dengan menjaga pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang.