Apa Saja Keunggulan dan Kelemahan Ultrabook

Teknologi komputer terus mengalami perkembangan. Jika dulu kita mengenal notebook, kemudian netbook, kini hadir ultrabook. Ultrabook merupakan perpaduan dua teknologi yakni tablet dan notebook.

Ultrabook memang tengah naik pamor. Namun mungkin anda masih cukup kesulitan membedakan ultrabook dengan notebook. Apalagi sekarang notebook juga cukup banyak yang berukuran ramping.


Lantas apa saja yang membedakan kedua perangkat ini? Sebagai perbandingan, perbedaan mendasar antara ultrabook dan notebook jelas terlihat dari dimensi ketebalan. Ultrabook cenderung lebih slim dari notebook. Ketebalan ultrabook kurang dari 20 mm. Sedangkan ukuran layarnya berkisar antara 11-15 inchi. Meski tipis namun performa ultra-book menyetarai sebuah pc.

Tak hanya itu, desainnya juga tergolong stylish. Sementara notebook biasanya memiliki layar antara 12-18 inchi. Notebook juga biasanya memiliki DVD Drive. Berbeda dengan ultrabook, perangkat itu tidak memiliki DVD Drive. Sehingga pengguna harus membeli DVD eksternal. Itu pula yang menjadi salah satu kelemahan ultrabook.

Ultrabook ini menggunakan sistem operasi windows. Umumnya menggunakan Solid State Drive(SSD) dalam pengoperasiannya. SSD ini memiliki kapasitas 128 GB atau 256 GB. Ultrabook juga sangat mobile friendly, sehingga DVD Drive tidak disertakan ke dalam perangkat. Selain akan menambah ketebalan juga akan menambah berat perangkat tersebut.

Ultrabook memiliki sejumlah keunggulan, seperti kemampuan dan responsivitas yang cukup tinggi. Tak hanya itu, ultrabook memiliki daya baterai yang tahan lama hingga 8 jam, serta performa prosesor yang cukup tinggi. Kalau notebook, dari segi desain cenderung lebih tebal. Ultrabook bisa disebut notebook, tapi notebook belum tentu ultrabook.

Dibanding laptop, ultrabook sebetulnya kurang cocok bagi pengguna yang memerlukannya untuk pekerjaan desain.Laptop memiliki hardware yg powerfull sehingga cocok digunakan untuk berbagai macam pekerjaan yang membutuhkan kerja prosesor intensif seperti desain. Tapi kekurangnnya, berat laptop bisa mencapai 4 kg, beda dengan ultrabook yang bahkan cuma 1,3 kg.

Dari segi desain, ultrabok juga lebih trendi dengan balutan casing alumunium. Pengoperasian juga lebih cepat lantaran didukung SSD. Kualitas layar ultrbook juga lebih terang . Layar ultrabook menggunakan teknologi terbaru itu pula yang membuat ultrabook menjadi lebih hemat energi.