Pria Pakai Pelembab

Pria cenderung tidak ambil pusing terhadap kesehatan kulit dibanding wanita. Kalaupun ada jumlahnya sedikit sekali. Hal inilah yang menyebabkan tidak banyak masalah kulit yang dialami pria terangkat ke permukaan. Soal kesehatan kulit ternyata bukan hanya monopoli kaum wanita para pria pun memiliki hak yang sama untuk menjaga kondisi kulitnya agar tetap sehat dan tampak awet muda.

Pria Pakai Pelembab

Perlu disadari semua orang pasti mempunyai motivasi tersendiri dalam melakukan sesuatu. Tidak terkecuali bagi para pria yang menggunakan pelembab kulit. Tapi jangan lantas berpandangan sempit, terlebih bila Ia sosok pria dengan potur tubuh atletis dan macho pula.

Kondisi kulit wanita dan pria secara prinsip memang tidak jauh berbeda. Jika kulit wanita lebih halus maka kulit pria sebaliknya lebih kasar dengan pori-pori yang besar. Tidak hanya itu bila dibandingkan jeni kulit pria cenderung lebih banyak yang berminyak daripada jenis kulit wanita yang banyak berjenis normal, sensitif atau kering.

Pada hakikatnya manfaat utama pelembab kulit adalah sebagai proteksi yang melindungi permukaan kulit dari sinar matahari, udara dingin, hingga debu. Dengan begitu kulit akan tetap sehat. Fungsi lainnya sebagai upaya untuk mencegah produksi keringat berlebih yang bisa membuat kulit menjadi kering.

Fungsi-fungsi pelembab sebenarnya sangatlah tepat untuk orang yang memiliki jenis kulit kering. Pada kulit kering , air yang terkandung di dalam sel-sel kulit gampang menguap. Oleh sebab itu pelembab sangat cocok digunakan.

Banyak faktor yang membuat seorang pria menggunakan pelembab. Dan alasannya sangat rasional sebab kaitannya dengan kesehatan kulit. Alasan tersebut pertama adalah faktor profesi, yang mana seseorang bekerja di dalam ruangan ber-AC atau di luar ruangan. Sebab dua tempat ini sangat merugikan bagi kondisi kulitnya. Bisa dibayangkan jika seharian penuh seseorang berada di dalam ruangan ber AC atau kebalikannya yaitu berada di jalaanan yang terik dan panas, maka secara langsung kulitnya akan terkontaminasi oleh udara dari AC, terpapar matahari juga debu serta polusi lainnya. Kondisi ini sangat tidak sehat—sebab akan menimbulkan iritasi kulit.

Selain itu usia juga berpengaruh, sebab semakin bertambahnya usia biasanya kondisi kulit akan semakin menampakkan tanda-tanda penuaan, salah satunya yaitu munculnya keriput pada kulit. Dalam hal ini pelembab juga dapat berguna menjaga kondisi kulit agar senantiasa berada dalam keadaan lembab, dengan begitu akan memperlambat proses penuaan—sebab kulit tampak jadi lebih awet muda. Kulit yang lembab biasanya lebih kenyal dan tampak bersinar, tidak kusam apalagi keriput.

Selain umur dan profesi, sebab lainnya adalah tingkat kesadaran kaum pria akan pentingnya manfaat pelembab. Kalau dulu mereka belum mengetahui sekarang pria juga peduli tentang kesehatan kulit.

Kondisi iklim juga diyakini berpengaruh besar terhadap penggunaan pelembab kulit. Dimana pada beberapa negar terntentu seperti Jepang atau Saudi Arabia yang suhunya sangat dingin dan sangat panas, mau tidak mau— seseorang harus menggunakan pelembab untuk mencegah iritasi dan penggunaaannya pun bisa lebih sering dari biasanya.

Lantas pada usia berapakah seseorang pria sebaiknya menggunakan pelembab kulit? Kalau kondisi kulit Anda terlalu kering sebaiknya gunakan sedini mungkin bahkan tidak menutup kemungkinan sejak usia anak-anak. Terlebih jika kulit keringnya atau kulit sensitif tersebut akibat dari alergi atau bahkan mengidap penyakit tertentu. Tapi jika kondisi kulit Anda normal atau baik-baik saja biasanya boleh menggunakan pelembab setelah memasuki usia 35 atau 40 tahun. Dimana pada umur segitu kulit sudah menunjukkan tanda-tanda penuaan.

Gaya hidup juga turut mempengaruhi minat kaum Adam terhadap pelembab kulit. Gaya hidup metropolitan melahirkan istilah yang disebut dengan pria metroseksual yang sangat peduli dengan penampilanya untuk selalu tampil bersih, menarik dan terawat salah satunya dengan pelembab kulit yang membuat kulit tampak lebih segar, kenyal, harum dan tidak kusam. Tetapi gaya hidup tidak hanya melahirkan kebutuhan, melainkan pada sisi lain juga meningkatkan kesadaran dan pengetahuan akan pentingnya manfaat pelembab kulit.

Aturan pakai pelembab kulit bagi pria

Sama halnya dengan wanita, pria pun memiliki aturan pakai dalam menggunakan pelembab kulit misalnya jangan terlalu sering memakainya. Sebab akan menutup pori-pori kulit. Juga sebaiknya digunakan sehabis mandi, karena setelah mandi, kulit manusia berada dalam kondisi lembab dan itu sangatlah bagus untuk menggunakan pelembab agar kelembaban kulit terjaga sepanjang hari.

Bagi pria yang memiliki alergi atau jenis kulit sensitif tetap bisa menggunakan pelembab kulit, hanya saja ditambah dengan obat penawar alerginya terlebih dahulu baru pakai pelembabnya.

Menggunakan pelembab terlalu banyak dapat membuat pori-pori kulit tertutup yang pada akhirnya justru bisa menimbulkan infeksi. Pemakaian pelembab yang ideal adalah dua kali dalam sehari saja , yaitu sehabis mandi pagi dan sore hari.

Urusan pelembab bukan soal jenis kelamin melainkan faktor kebutuhan. Yang jelas apapun alasannya, penggunaan pelembab kulit sangat bermanfaat bagi pria maupun wanita.